Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Cara Mengatur Finansial Menggunakan Piramida Perencanaan Keuangan

17 Feb 2023 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Sedang bingung bagaimana mengatur keuangan Anda? Tenang, Anda tidak sendiri. Topik perencanaan keuangan seringkali tidak dibahas dan bahkan tidak diajarkan di sekolah. Oleh karena itu, banyak orang merasa bingung tentang bagaimana mengalokasikan keuangan mereka. Namun, jika Anda ingin mengatur keuangan dengan baik, Anda dapat mengikuti piramida perencanaan keuangan.
 
Menurut Portofolio Indonesia, piramida perencanaan keuangan adalah sebuah konsep yang digunakan untuk membantu individu dalam merencanakan dan mengelola keuangannya dengan baik. Piramida ini menggambarkan prioritas keuangan berdasarkan urutan penting dan menyediakan panduan bagi individu untuk mencapai tujuannya secara bertahap.
Seperti piramida, untuk membangun pondasi yang kuat, pondasi keuangan harus kuat. Jika pondasi sudah kuat, akan lebih mudah untuk membangun hingga menjadi puncak. Dalam hal ini, ada tiga tingkatan piramida keuangan yang dapat Anda ikuti, diurutkan berdasarkan prioritas. Berikut tingkatannya:
 
1. Siapkan Perlindungan Kekayaan (Wealth Protection)
Pondasi utama dalam perencanaan keuangan adalah memastikan bahwa Anda memiliki perlindungan kekayaan. Seperti memakai helm saat naik motor untuk melindungi diri dari kecelakaan, dalam hal keuangan, perlindungan tersebut meliputi aliran kas yang sehat, dana darurat, dan asuransi. Ini penting karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan dan berpotensi membahayakan kondisi keuangan kita.
 
Arus kas (cash flow) yang sehat adalah perlindungan keuangan pertama. Artinya, pendapatan harus selalu lebih besar daripada pengeluaran. Ini merupakan prinsip dasar dalam mengatur keuangan dan sangat berkaitan dengan kebiasaan Anda dalam menggunakan uang. Jangan sampai tergoda untuk membeli hal-hal yang tidak penting dan merugikan kondisi keuangan Anda sendiri.
 
Selain itu, dana darurat juga penting. Jumlah dana darurat ideal sekitar tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan Anda. Tujuan dari dana darurat ini adalah untuk memastikan bahwa Anda masih dapat bertahan selama tiga hingga enam bulan tanpa pendapatan jika mengalami musibah seperti pemutusan kerja, sakit, kecelakaan, dan lainnya.
 
Terakhir, asuransi. Seringkali, asuransi dianggap sepele padahal sangat penting, terutama asuransi kesehatan. Mengingat kondisi geografis Indonesia sebagai negara tropis, kita sangat rentan terkena penyakit seperti tuberculosis, malaria, dan demam berdarah. Biaya pengobatan untuk penyakit-penyakit ini sangat mahal, bahkan dapat mencapai ratusan juta rupiah. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki asuransi kesehatan, sebagai alternatif, ada BPJS. Seiring dengan menyimpan dana darurat, Anda juga bisa menggunakan BPJS.
 
2. Meningkatkan Kekayaan
 
Setelah melindungi kekayaan Anda, saatnya untuk mengejar mimpi Anda. Menurut 7 tahap bebas finansial $ Grant Sabatier$ , Anda sudah sampai pada tahap keempat yaitu stabilitas. Ada banyak cara untuk memperluas kekayaan. Prinsipnya adalah dengan mengumpulkan uang dan menggunakannya untuk menghasilkan lebih banyak. Misalnya, dengan mencari penghasilan pasif atau berinvestasi.
 
Uang yang Anda kumpulkan pada tahap ini dapat digunakan untuk apa saja, tergantung pada mimpi Anda. Ini bisa untuk membeli rumah, mobil, atau menyiapkan dana pensiun dini. Tidak ada aturan khusus tentang bagaimana uang harus digunakan, karena setiap orang memiliki tujuan hidup dan definisi kebahagiaan yang berbeda-beda.
 
3. Distribusi Kekayaan
 
Setelah bertahun-tahun menyiapkan dana darurat dan memperluas kekayaan untuk mencapai semua mimpi Anda, mungkin Anda sudah berusia lanjut. Ini berarti bahwa Anda sudah sampai pada puncak dari piramida perencanaan keuangan, yaitu distribusi kekayaan.
 
Distribusi kekayaan berkaitan dengan bagaimana Anda akan membagikan uang Anda setelah meninggal. Ini berarti mengatur warisan dengan bantuan notaris untuk menghindari masalah setelah Anda meninggal. Seringkali, anak cucu saling berebut warisan. Oleh karena itu, rencana distribusi kekayaan harus disiapkan.
 
 
 
Itulah pembahasan tentang piramida perencanaan keuangan. Semoga bisa membantu Anda untuk mengatur prioritisasi dalam keuangan. Pastikan Anda fokus untuk mempersiapkan yang prioritas terlebih dahulu. Jangan sampai terbawa nafsu dan akhirnya uang yang harusnya untuk dana darurat malah digunakan untuk berfoya-foya berkedok self reward.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan