Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

5 Proses Jual Beli Tanah yang Harus Anda Pahami Agar tidak Tertipu

Candra Bi
07 Mar 2021 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Saat kita ingin membeli tanah dan bangunan pasti kita harus memerhatikan beberapa hal, dimulai dari harga, posisi, keadaan, dan terpenting kita perlu memerhatikan persyaratan dan proses jual-beli tanah dan bangunan yang syah, khususnya bukti ada transaksi bisnis jual beli tanah dan bangunan.

 

Tiap transaksi bisnis harus mempunyai bukti ada pembelian untuk mengisyaratkan jika benda itu telah berpindah, sama hal nya untuk jual-beli tanah dan bangunan. Jual-beli tanah atau rumah ditunjukkan dengan Akte Jual Beli tanah dan bangunan atau dipersingkat sebagai AJB.

Pembuatan AJB dilaksanakan oleh beberapa faksi di kantor Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT). Jual-beli tanah harus memiliki sifat jelas dan tunai, yakni harus di depan PPAT dan harus dibayarkan lunas. Bila tidak karena itu AJB tidak dapat dibikin. Saat sebelum PPAT membuat AJB, PPAT akan memberi keterangan berkenaan proses dan syarat yang penting diperlengkapi penjual dan konsumen.

Lantas bagaimanakah proses pengerjaan AJB, syarat apa yang diperlukan faksi penjual dan konsumen, step apa yang perlu dilewati dalam jual-beli tanah? Silahkan baca pembahasan selengkapnya di bawah ini:

 

Pemeriksaan Sertifikat dan Surat Tanda Terima Setoran PBB

PPAT akan lakukan pengecekan Sertifikat hak atas tanah. Pengecekan dilaksanakan untuk mencocokan data di antara sertifikat dengan Buku Tanah di kantor Pertanahan. Pastikan jika tanah itu tidak turut serta dalam perselisihan hukum, sedang tidak ditanggungkan, dan tidak dalam penyitaan.

PPAT mengecek Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB. PPAT lakukan pengecekan pada Surat Tanda Terima Setoran PBB atau STTS PBB untuk pastikan jika tanah itu tidak menunggak pembayaran PBB.

Persetujuan Suami Istri

Jika penjual telah menikah, karena itu tanah dan bangunan bisa menjadi harta bersama, hingga pemasaran tanah itu harus atas landasan kesepakatan suami/istri dengan penandatanganan surat kesepakatan khusus, atau ikut tanda-tangani AJB. Jika suami atau istri telah wafat, bisa dilaksanakan dengan menyertakan surat info kematian dari kantor kelurahan.

 

Biaya pajak dan pembuatan AJB

Saat ingin jual tanah, pihak penjual harus membayar pajak pendapatan (PPh) dan pihak pembeli harus membayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dengan ketetapan sebagai berikut ini:

  • Pajak Penjual (PPh) = Harga Jual x 2,5 %
  • Pajak Pembeli (BPHTB) = { Harga Jual – Nilai Tidak Kena Pajak} x 5 %

 

Pembeli dan Penjual bayar layanan PPAT yang biasanya akan dijamin bersama atau mungkin bila kedua pihak bermufakat dijamin oleh salah satunya faksi.

 

Pembuatan dan Penandatangan AJB

PPAT membacakan dan menerangkan isi AJB. Jika penjual dan konsumen menyepakati isi AJB karena itu selanjutnya AJB diberi tanda tangan oleh penjual, konsumen, saksi dan PPAT. Sesudah diberi tanda tangan, AJB diciptakan. AJB cetakan asli dibikin untuk tersimpan oleh PPAT dan diberikan ke kantor pertahanan untuk kepentingan balik nama, sedang faksi penjual dan konsumen akan memperoleh salinan AJB.

 

Proses Balik Nama di Kantor Pertanahan

Setelah AJB diberi tanda tangan, karena itu sertikat akan dapat dibalik nama ke nama konsumen. Beberapa berkas yang penting diberikan untuk proses balik nama mencakup :

 

Dokumen Pembeli

  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk
  • Foto copy Kartu Keluarga
  • Foto copy Akte Nikah (kalau sudah menikah)
  • Foto copy NPWP
  • Bukti lunas pembayaran BPHTB
  • Surat permohonan balik nama yang telah diberi tanda tangan
  • AJB dari PPAT

 

 

Dokumen Penjual

  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk
  • Foto copy Kartu Keluarga
  • Foto copy Akte Nikah
  • Sertifikat Hak Atas Tanah
  • Bukti lunas pembayaran PPh

 

 

Nah, itulah barusan lima tahapan jual-beli tanah yang harus Anda kenali. Mudah-mudahan artikel kesempatan ini berguna untuk Anda, terima kasih.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan