Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Penulis Berkencan Dengan Kopi di Malam Hari

Noer Ima Kaltsum
03 Sep 2017 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Penulis Berkencan Dengan Kopi di Malam Hari

Sebelumnya saya minta maaf kepada saudara-saudara saya yang maniak teh kental manis. Bukan berarti saya berkhianat saat ini. Sungguh, beberapa hari saya harus mengkonsumsi minuman selain teh. Ya, saya mengkonsumsi kopi beberapa malam terakhir. Bukan kopi hitam pahit seperti kebanyakan orang yang doyan kopi, melainkan kopi susu. Sengaja saya menuliskan judul di atas hanya “kopi” saja tidak kopi susu. Kalau saya menulis kopi susu, saya yakin ada seorang teman (teman SMA, lawan jenis) terus konotasinya jelek dan diplesetkan. Maaf, saya nggak suka dengan yang berbau porno.

Mengapa saya minum kopi susu di malam hari? Karena kalau pagi, siang dan sore saya minum teh hangat (tidak terlalu manis, bahkan kadang pahit yang penting hangat). Malam hari, setelah menyelesaikan tugas domestik kerumahtanggaan seperti mencuci, setrika, bersih-bersih debu dan lain-lain, saya harus menulis.

Menulis di malam hari ditemani kopi memang mantap dan nikmat. Menulis pada malam hari, tidak mungkin saya ditemani suami. Karena suami mempunyai acara sendiri, yaitu menjaga stamina setelah seharian melakukan aktifitas berat dengan caranya (bobok manis).

Mengapa tiba-tiba saya mengkonsumsi kopi susu? Ada alasan yang mendesak. Bukan supaya saya tahan melek hingga larut malam. Atau kopi susu membantu saya melek karena sejak sore saya sudah mengantuk. Bukan, bukan itu alasannya. Saya minum kopi susu karena beberapa waktu terakhir, saya lihat persediaan kopi susu banyak.

Oleh karena saya tidak terlalu suka kopi, maka saya jarang membeli kopi. Kalaupun saya harus membeli kopi, maka saya akan membeli eceran saja, satu saset. Lantas siapa yang suka membeli kopi? Pelakunya adalah Dhenok, anak pertama saya.

Kalau saya berbelanja ditemani Dhenok, Dhenok suka kalap. Belanjaan saya lebih sedikit daripada Dhenok. Dhenok suka mengambil susu saset (cokelat, putih), bubuk minuman, kopi susu, camilan dan lain-lain. Memang nanti dimakan dan diminum juga, tapi Dhenok mudah bosan. Satu renteng minuman saset tersebut hanya dibuat beberapa saja, lainnya dibiarkan.

Sebagai Ibu bekerja yang tahu bagaimana susahnya mencari uang, ya dimanfaatkan saja apa yang ada. Kalau sudah begitu, suka atau tidak suka maka akhirnya terpaksa ikut mengkonsumsi juga. (Jadilah saya seperti sekarang ini. Badan saya tidak selangsing ketika masih kuliah. #Gayanya saya ini).

Meskipun berkencan dengan kopi di malam hari, saya tetap membatasi mengkonsumsi kopi. Tidak setiap hari saya minum kopi. Saya juga membatasi waktu terjaga di malam hari. Kalau dulu untuk mengejar tulisan, saya rela melek sampai dini hari, sekarang tidak lagi. Sebelum jam dua belas malam, saya harus tidur. Karena tidur lebih awal lebih berkualitas dibandingkan mulai tidur pada larut malam.

Tidur malam selama 5 jam lalu bangun jam 3 pagi lebih sehat daripada tidur malam selama 5 jam lalu bangun jam 7 pagi. Bangun jam 3 pagi, badan lebih segar. Bangun jam 7 pagi, badan terasa loyo dan ringan melayang.

Bagi sebagian orang, penulis identik dengan menulis di malam hari ditemani kopi. Saya tidak menyangkal hal itu. Bagi saya, tiap orang kondisinya berbeda. Dan, perbedaan dalam berpendapat boleh-boleh saja.

Semoga persediaan kopi susu di rumah segera habis dan Dhenok tidak lagi main comot kalau pas di pasar atau toko swalayan. Kebetulan, suami juga tidak terlalu suka kopi. Suami lebih suka air putih hangat. Air putih hangat memang menyehatkan.

Karanganyar, 2 September 2017

Sumber:
http://www.noerimakaltsum.com/2017/09/penulis-berkencan-dengan-kopi-di-malam.html

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nita Zariyanti
1 tahun lalu • 3" baca

Menyatu dengan Budaya Bali Lewat Workshop Perhiasan Perak di Ubud

Liburan di Bali seringkali identik dengan mengunjungi pantai, pura, atau menikmati kuliner khasnya. Namun, di tengah pesatnya perkembangan pariwisata, muncul tren baru yang mengutamakan pengalaman personal dan interaktif. Salah satu aktivitas yang semakin banyak dipilih wisatawan adalah workshop membuat cincin perak di Ubud. Informasi lebih lanjut mengenai pengalaman ini dapat ditemukan melalui https://www.silverclass-ubud.com/ yang menghadirkan […]

0 0
5 tahun lalu • 3" baca

Revolusi Medis Menjangkau Semua Kalangan

Tentu kita ingin sehat dan menjaga tubuh kita dalam kondisi terbaik, makan teratur, olahraga, tidur yang cukup, dan menjaga nutrisi sudah menjadi PR sedari dulu kala. Tetapi bagaimana bila kita terserang penyakit yang sukar disembuhkan? Perkembangan zaman tidak memberi kita jaminan akan kesehatan yang kita idamkan.  Era digital memang memberikan kemudahan dan  keterjangkauan dalam memenuhi […]

0 0
5 tahun lalu • 4" baca

Apa Itu Powder Drink?

Powder drink? Minuman Kekinian? Banyak juga yang belum tau ternyata, langsung aja kita jenis minuman yang satu ini Biasa dikenal dengan istilah minuman bubuk yang tidak jarang kita dengar setiap hari dan mungkin beberpa dari kita adalah para penikmat jenis minuman tersebut, yang beberpa dari kita kurang mengetahui perihal tentang minuman kekinian ini. Powder drink […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 5" baca

Cara Memperoleh Backlink Dofollow Terbaik

Bagi Anda yang bahagia menulis di blog atau membawa situs pribadi. Mungkin Anda telah tak asing bersama dengan makna backlink dofollow. Namun faktanya, banyak yang bingung dan tidak cukup sadar berkenaan istilah yang satu ini. Backlink adalah sebuah tautan atau link, yang berasal dari suatu situs. Lalu, diarahkan ke alamat web maupun tidak benar satu […]

0 0
saifuddin romli
5 tahun lalu • 4" baca

Rekomendasi Tempat Wisata di Bogor terbaru 2021

Wisatawan di Bogor umumnya ramai pada akhir pekan panjang dan akhir pekan dan hari libur. Dengan akses yang mudah dan harga yang murah, Bogor menjadi tujuan wisata yang populer. Karena itulah jalan-jalan ke Bogor bisa menjadi salah satu pilihan bersantai. Selain itu, ada banyak pilihan tempat wisata di bogor bagi wisatawan untuk dikunjungi. Kebun Raya […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan