Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Dilema Kemajuan Teknologi bagi Generasi Milenial

bayu putranto
12 Apr 2019 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Ilustrasi Generasi Milenial terhadap Teknologi

Akhir-akhir ini Generasi Milenial dihebohkan oleh kartu pra kerja yang akan diluncurkan oleh pemerintah. Kartu pra kerja merupakan kartu yang diperuntukkan kepada lulusan SMA/SMK maupun politeknik/perguruan tinggi sebagai bentuk pelatihan sebelum terjun ke dunia industri. Intinya kartu pra kerja merupakan sebuah ID Card yang berfungsi sebagai training sebelum terjun ke dunia kerja.

Sebagaimana kita tahu bahwa era sekarang merupakan era revolusi industri 4.0. Disatu sisi ini menjadi sebuah kemudahan dimana segalanya akan terkoneksi dengan sebuah system yang disebut dengan internet. Disisi lain ini merupakan sebuah ancaman bagi generasi milenial untuk menjaga eksistensi diri menghadapi teknologi yang semakin canggih, apalagi dengan munculnya Artificial Intelegence (Kecerdasan buatan) yang semakin mengancam eksistensi manusia. Dunia persaingan dalam lapangan pekerjaan tidak hanya melibatkan manusia semata namun juga mesin dan robot. Dalam upaya menanggulangi hal tersebut pemerintah melakukan launching program kartu pra kerja yang disinyalir mampu meningkatkan daya saing generasi mllenial.

Dalam segi ekonomi, hal ini merupakan sebuah dampak kemajuan teknologi yang tak terhindarkan. Sesuai dengan prinsip ekonomi ketujuh yakni pemerintah dapat ikut andil dalam meningkatkan faktor produksi. Faktor produksi dimaksud bisa berupa capital (modal) ataupun labor (tenaga kerja).

Menurut teori ekonomi klasik kebijakan pemerintah sangat menentukan arah ekonomi suatu bangsa kedepannya. Dalam menanggulangi pengangguran yang disinyalir tidak disebabkan menipisnya lapangan pekerjaan namun lebih disebabkan skill generasi milenial yang kurang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh industri sebagai penyedia lapangan kerja. Dengan demikian kartu pra kerja dinilai realistis jika dikaji dengan sebuah ilmu ekonomi, dengan cara meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui training yang telah dipersiapkan oleh pemerintah nantinya. Diharapkan kedepannya ketersediaan lowongan pekerjaan bisa sesuai dengan skill yang dimiliki oleh generasi milenial sehingga aktivitas industri bisa berlangsung secara efisien

Pertanyaannya, apakah hal ini dinilai efektif? Sebuah pertanyaan yang memili berbagai jawaban dari berbagai sudut pandang. Jika dinilai dari segi peningkatan mutu kualitas sumber daya manusia (SDM) memang sangat perlu, namun di era yang serba mudah, serba digital, serba keterbukaan informasi global, apakah hal ini tidak terkesan memanjakan SDM dalam hal ini generasi milenial? Bukankah seharusnya generasi milenial memiliki sebuah inisiatif untuk belajar secara mandiri mengingat segala kemudahan yang diberikan oleh sebuah teknologi yang disebut internet?

Hal ini menjadi lecutan bagi generasi milenial untuk sadar dan bangkit. Masa depan bangsa ada di tangan kalian. Generasi yang baik tidak harus menunggu pemberian dari negara, namun justru bersedia memberikan yang terbaik bagi negara. Dengan adanya kartu pra kerja mungkin akan menimbulkan jiwa malas generasi milenial dan menganggap bahwa itu semua adalah tanggungjawab sebuah negara kepada warga negaranya.

Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dengan baik oleh generasi milenial. Banyak hal positif yang bisa diambil dengan kemajuan teknologi berbasis internet di era revolusi industri 4.0 tidak hanya semata memanfaatkan teknologi untuk hal yang kurang bermanfaat seperti terlalu candu bermain games atau sekedar online di media social dengan mengunggah berbagai foto dengan bermacam-macam gaya.

Peran pemerintah sudah sangat baik dengan menyediakan fasilitas kartu pra kerja, namun jangan sampai generasi milenial terlena bahkan menyia-nyiakan kesempatan ini. Ada baiknya mulai saat ini generasi milenial di Indonesia mampu menyerap energi positif dari kemajuan teknologi di era revolusi industri 4.0. Generasi milenial sebagai generasi penerus diharapkan mampu bersaing dengan berbagai kecerdasan buatan yang hari demi hari mulai mengikis beberapa perkerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia.

Sekarang bergantung kepada kalian wahai generasi milenial di era revolusi industri 4.0 saat ini, apakah menyerah dijajah dengan kemajuan teknologi ? Ataukah sebaliknya mampu mengendalikan teknologi?

Rizky Bayu Putranto, mahasiswa Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)

Ilustrasi Generasi Milenial terhadap Teknologi

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
5 tahun lalu • 1" baca

Mengenal ATG 5.0 Sebagai Robot Trading Masa kini

Autotrade Gold atau yang lebih dikenal sebagai ATG 5.0 adalah sebuah Robot Trading yang dibuat untuk membantu para tarder khususnya yang masih pemula untuk berhasil dalam mendapatkan keuntungan dari trading online, ATG 5.0 memiliki sebuah komunitas yang bernama Atg5community yang mana berisikan para trader yang menggunakan Robot Trading ATG 5.0.  Atg5community adalah Komunitas yang berfungsi […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 5" baca

Ide 10 Bisnis Kuliner Terbaik dengan Modal Minim

Makanan merupakan kebutuhan utama setiap harinya. Hal itulah yang menjadi alasan banyak orang untuk menjadikanya sebagai peluang usaha dalam rangka meraup keuntungan. Ada ide 10 bisnis kuliner terbaik  yang cukup menjanjikan. Maraknya Bisnis Kuliner Saat ini, berbagai macam bisnis kuliner semakin menjamur saja. Sebagian kalangan mulai berlomba-lomba mencari peruntungan melalui usaha tersebut. Tidak sedikit di antara mereka yang […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

Inilah Manfaat Mengikuti Seminar Bisnis Online yang Perlu Anda Pahami

Sekarang ini kita ada pada keadaan di mana kita selalu harus mempertahankan kesehatan untuk selalu sosial distancing. Keadaan yang ini bukan keadaan yang gampang ditempuh oleh seluruh orang. Tentunya memberinya dampak yang lain dengan beberapa tahun awalnya saat pandemi ini tidak ada. Kita jadi habiskan beberapa waktu di dalam rumah karena ketentuannya sekarang ialah belajar […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

Cara Membuat Laporan Tutup Buku Akhir Tahun yang Baik dan Benar

Membuat laporan tutup buku ialah aktivitas yang dipandang menyusahkan untuk beberapa bisnis, tapi harus tetap harus dilaksanakan. Anda tergantung pada neraca keuangan Anda untuk tentukan status keuangan bisnis Anda di tahun ini. Disini, Anda segera dapat membuat gagasan keuangan untuk tahun depannya lebih gampang. Mendekati tahun akhir, ada banyak aktivitas yang perlu dituntaskan oleh pemilik […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

Cara Menjalankan Bisnis Supaya Tetap Eksis di Masa Pandemi

Masa pandemi yang diawali pada tahun 2020 dini ini. Perihal ini tidak bisa dipungkiri lagi sangat mempengaruhi terhadap keadaan bisnis, baik dalam skala besar ataupun kecil. Banyak bisnis yang saat ini ini terhantam lantaran imbas pandemi yang tidak belum usai. Gimana cara mempertahankan bisnis di masa susah ini? Masa pandemi mengganti pola interaksi sesuatu usaha […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan